Home / Agenda Prodi / Pelayanan Prodi PGMI Kepada Mahasiswa

Pelayanan Prodi PGMI Kepada Mahasiswa

Jenis pelayanan yang diberikan kepada mahasiswa Program Studi PGMI IAI Agus Salim Metro, antara lain:

No Jenis Pelayanan kepada Mahasiswa Bentuk kegiatan, Pelaksanaan dan Hasilnya
(1) (2) (3)
1 Bimbingan dan konseling Bentuk kegiatan: Bimbingan akademik bersama Pembimbing Akademik (PA) yang ditugaskan oleh Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam. Pelaksanaan: Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam menerbitkan Surat Penugasan bagi dosen untuk menjadi pembimbing akademik mahasiswa baru. Selanjutnya, proses bimbingan akademik dilakukan secara rutin setiap awal semester, dan secara tidak rutin sesuai dengan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa baru. Layanan: bimbingan akademik dengan PA dilaksanakan setelah mahasiswa mengenal langsung dosen masing-masing melalui media perkenalan yang diadakan oleh Panitia PROPTI dalam rangkaian PMB Prodi. Kegiatan bimbingan akademik ini ada beberapa macam, antara lain: 1) konsultasi Kartu Rencana Studi (KRS) yang disusun berdasarkan Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa; 2) konsultasi kendala dalam mengikuti proses pembelajaran; 3) konsultasi terkait dengan ketentuan akademik dan tata tertib perkuliahan. Hasil: Mahasiswa dapat menyusun Kartu Rencana Studi (KRS) untuk semester berikutnya dengan baik serta memiliki motivasi yang tinggi untuk kuliah. Selain itu, pada saat yang bersamaan, mahasiswa juga dapat mengkonsultasikan segala hal baik yang terkait dengan akademis maupun non akademis yang mempengaruhi kegiatan perkuliahan. Harapannya dosen pembimbing mampu memberikan motivasi yang baik sehingga mahasiswa memiliki semangat yang tinggi untuk berkuliah.

Bentuk kegiatan: Bimbingan KKN/PPL dan skripsi. Pelaksanaan: Bimbingan-bimbingan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan KKN/PPL yang telah diatur dalam buku pedoman Akademik serta buku pedoman penulisan tugas akhir, skripsi, dan mekanisme pengujian. Hasil: Mahasiswa dapat menyusun laporan KKN/PPL dan skripsi (tugas akhir) sebagai syarat kelulusan tepat waktu dan memperoleh nilai akhir yang memuaskan.

2 Minat dan bakat (ekstra kurikuler) Bentuk kegiatan: ekstra kurikuler yang disediakan bagi mahasiswa Program Studi MPI, antara lain:

·      LDK

·      Menwa

·      DLM

·      BEM

·      Pramuka

·      Mapala

·      Seni Tari

·      Paduan Suara

·      Haiáh Tahsin Wa Tahfidz Qur’an (HTTQ)

·      Formula

Hasil: Mahasiswa dapat menyalurkan minat dan bakat dalam berorganisasi, seni, dan olah raga. Dari berbagai kegiatan ini mahasiswa banyak memperoleh pengalaman, semakin disiplin, dapat meningkatkan pengalaman kerja dengan tim, dan mampu meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik

3 Pembinaan soft skills Bentuk kegiatan: Pembinaan soft skills mahasiswa Program Studi PGMI, antara lain:

·      Workshop Kurikulum Berbasis KKNI

·      Workshop Penelitian Tindakan Kelas

·      Pelatihan TIK

·      Pelatihan Achievement Motivation Training

·      Intensifikasi Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di Laboratorium Bahasa

·      Workshop Entrepreneurship

 

Pelaksanaan: Tujuan melakukan kegiatan pembinaan soft skills ini adalah agar mahasiswa nantinya memiliki keseimbangan antara hard skills dan soft skills yang tentu saja akan sangat bermanfaat bagi pengembangan dirinya. Aktivitasaktivitas soft skills sering dilaksanakan oleh dosen pengampu, baik didalam maupun diluar kelas.

Hasil: Mahasiswa memiliki nilai lebih dan daya saing yang baik di masyarakat dan dunia kerja, yang ditunjukkan dalam berbagai keterlibatan mahasiswa di kepanitiaan semasa kuliah maupun setelah mereka menjadi alumni.

4 Beasiswa

 

Bentuk kegiatan:

Pelaksanaan: Beasiswa diberikan selama kepada mahasiswa baru yang Hafidz Quran.

Baznas

Hasil: Beasiswa ini mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.

5  

Kesehatan

 

Bentuk kegiatan:Penyediaan ruang kesehatan bagi mahasiswa maupun dosen yang sakit Selain itu juga lokasi kampus dekat dengan RS sehingga memudahkan mengantarkan mahasiswa, pegawai, atupun dosen yang memerlukan perawatan lebih lanjut

Pelaksanaan: mahasiswa, pegawai, ataupun dosen yang sakit dapat menggunakan ruang kesehatan yang tersedia untuk mendapatkan perawatan, namun jika perlu perawatan lebih lanjut, dapat di antarkan ke Rumah Sakit Umum (±1km dari lokasi kampus).

Hasil: kesehatan civitas akademika menjadi terjaga sehingga memudahkan proses belajar mengajar.

6 Yang lain ·      Tahsin dan Tahfidz al-Qur’an (kerjasama dengan HTTQ, Ponpes Tahfizh 38 A Bajarrejo Batanghari, Mambaúl Huda 43 P. Sumberrejo Batanghari)

About khabibul khoiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *